Translate

Tampilkan postingan dengan label narkoba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label narkoba. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Juni 2012

Efek Samping Narkoba

EFEK SAMPING & CIRI – CIRI PECANDU NARKOBA Efek narkotika tergantung kepada dosis pemakaian, cara pemakaian, pemakaian sebelumnya dan harapan pengguna. Selain kegunaan medis untuk mengobati nyeri, batuk dan diare akut, narkotika menghasilkan perasaan “lebih membaik” yang dikenal dengan eforia dengan mengurangi tekanan psikis. Efek ini dapat mengakibatkan ketergantungan. tanda tanda fisik, dapat dilihat dari tanda – tanda fisik si pengguna, seperti : 1. mata merah 2. mulut kering 3. bibir bewarna kecoklatan 4. perilakunya tidak wajar 5. bicaranya kacau 6. daya ingatannya menurun Ada pun tanda – tanda dini anak yang telah menggunakan narkotik dapat dilihat dari beberapa hal antara lain : 1. anak menjadi pemurung dan penyendiri 2. wajah anak pucat dan kuyu 3. terdapat bau aneh yang tidak biasa di kamar anak 4. matanya berair dan tangannya gemetar 5. nafasnya tersengal dan susuh tidur 6. badannya lesu dan selalu gelisah 7. anak menjadi mudah tersinggung, marah, suka menantang orang tua Lalu bagaimana mengetahui bahwa anggota keluarga jadi pecandu obat terlarang itu? Mardan Sadzali memberikan ciri-ciri yang mudah diketahui pada pecandu narkoba. • Pecandu daun ganja : Cenderung lusuh, mata merah, kelopak mata mengattup terus, doyan makan karena perut merasa lapar terus dan suka tertawa jika terlibat pembicaraan lucu. • Pecandu putauw : Sering menyendiri di tempat gelap sambil dengar musik, malas mandi karena kondisi badan selalu kedinginan, badan kurus, layu serta selalu apatis terhadap lawan jenis. • Pecandu inex atau ekstasi : Suka keluar rumah, selalu riang jika mendengar musik house, wajah terlihat lelah, bibir suka pecah-pecah dan badan suka keringatan, sering minder setelah pengaruh inex hilang. • Pecandu sabu-sabu : gampang gelisah dan serba salah melakukan apa saja, jarang mau menatap mata jika diajak bicara, mata sering jelalatan, karakternya dominan curiga, apalagi pada orang yang baru dikenal, badan berkeringat meski berada di dalam ruangan ber-AC, suka marah dan sensitive

Kamis, 17 Mei 2012

hidup sehat tanpa narkoba

“HIDUP SEHAT – TANPA NARKOBA” “Hidup Sehat - Tanpa Narkoba” adalah tema kampanye narkoba dunia tahun ini, yang akan diluncurkan pada Hari Anti narkoba dan Perdagangan Gelap Internasional (26 Juni). Kampanye global UNODC yang berslogan “Hidup Sehat - Tanpa Narkoba” bertujuan untuk menginformasikan masyarakat terutama anak muda tentang bahaya obat-obatan yang berada di bawah pengawasan internasional terhadap kesehatan mereka. Obat-obatan memiliki kekuatan dalam “memperbaiki” sekaligus “merusak” kesehatan, tergantung dari jenis penggunaannya, seberapa banyak jumlah konsumsinya dan apa tujuan penggunaannya. Seperti contoh, morfin dapat mengurangi rasa sakitnamun juga dapat menyebabkan kecanduan berat. Contoh tersebut menggambarkan perlunya pengawasan obat-obatan. "Kita tidak hanya menghentikan bahaya yang disebabkan oleh obat saja, tapi kita juga harus menggalakkan penggunaan obat untuk tujuan yang baik”, ujar Direktur Eksekutif UNODC Antonio Maria Costa di sesi ke 53 Sidang Komisi Narkotika (CND) pada Maret lalu . Beliau mengingatkan peserta pada pertemuan tersebut bahwa kesehatan adalah jantung dari sistem pengawasan obat internasional. Perjanjian internasional mengakuii bahwa penggunaan obat-obatan jenis narkotika untuk tujuan medis sangat diperlukan dalam mengurangi rasa sakit secara fisik sehingga diperlukan kerjasama antar negara-negara anggota PBB untuk mengawasi obat-obatan berbahaya. Obat-obatan yang diawasi oleh pengawasan internasional termasuk jenis stimulan amfetamin, ganja, koka/kokain, halusinogen, opiat dan obat penenang hipnotis, yang semuanya memiliki efek fisik secara langsung, meskipun beberapa efek mungkin menyenangkan, tetapi tidak bertahan lama. Obat juga dapat menghambat perkembangan psikologis dan emosional, terutama pada remaja. Lagi pula, beberapa pengguna berisiko mengalami kecanduan sampai pada tahap overdosis hingga berakibat pada kematian. Ada harapan bagi mereka yang tergantung pada obat-obatan. "Perawatan dan pemulihan mungkin dimulai dari kondisi yang paling bermasalah", kata Gilberto Gerra, Kepala Cabang Pencegahan Obat dan Kesehatan UNODC, di acara advokasi CND untuk akses pengobatan dan perawatan universal pada kesempatan lain. "Ketergantungan narkoba adalah masalah kejiwaan yang mengancam kehidupan manusia, tidak hanya berakibat pada hukuman mati, tetapi juga dapat mengancam hilangnya generasi muda (lost generation)”, Gerra menambahkan. Penggunaan obat-obatan dapat dicegah. UNODC telah mengembangkan kegiatan pencegahan yang tersedia di masyarakat, khususnya remaja, dengan informasi, keterampilan dan kesempatan yang mereka perlukan untuk memilih hidup sehat, termasuk pilihan untuk menghindari penggunaan obat-obatan berbahaya. Kampanye obat dunia meminta remaja untuk bijak dalam menggunakan obat-obatan serta melindungi kesehatan mereka. Langkah pertama adalah mencari fakta-fakta mengenai obat-obatan. Sebagai pedoman bagaimana cara mencegah penggunaan obat atau memastikan tersedianya sarana pengobatan akibat ketegantungan obat bagi kaum remaja, masyarakat umum dan praktisi. Orang tua, guru dan orang lain yang tertarik dapat bergabung juga pada kampanye ini. Ada sejumlah cara untuk terlibat, termasuk dengan menyebarkan berita tentang kampanye dan mengorganisir yang berada di luar jangkauan atau mengorganisir kegiatan institusional untuk menandai Hari Anti narkoba dan Perdagangan Gelap Internasional pada tanggal 26 Juni. Kita dapat berperan serta penuh dalam mempromosikan kesehatan di lingkungan kita sendiri